Atasi Ngompol Pada Anak Usia 12 Tahun

brm

Admin

BRM

Jum'at, 29 Maret 2019 13:56:16

Atasi Ngompol Pada Anak Usia 12 Tahun - Pada anak usia 0-5 tahun kebiasaan anak mengompol saat tidur masih dianggap secara umum sebagai hal yang wajar. Karena dalam banyak kasus anak-anak mereka membasahi tempat tidur mereka secara otomatis dari kebiasaan mereka ketika mereka semakin besar pada anak-anak.

Namun, dalam sejumlah kecil kasus lain ditemukan bahwa anak-anak mengompol sampai mereka mencapai usia yang tidak biasa bahkan untuk anak-anak berusia 12 tahun atau lebih. Sebelum mencari tahu cara menangani anak mengompol berusia 12 tahun, ada baiknya mencari tahu apa yang menyebabkan anak memiliki kebiasaan mengompol ini.

Penulis mencoba mencari sumber tepercaya dengan membaca dan mengumpulkan berbagai artikel dan merangkumnya secara singkat di sini. Mengompol atau sering disebut enuresis dalam bahasa medis adalah situasi di mana pasien tidak dapat menahan air seni atau air seni. Nah, jika mengompol terjadi saat tidur di malam hari itu disebut sebagai nocturnal enuresis.

Mengompol sendiri kemudian dikelompokkan menjadi dua, yaitu:

1. Enuresis Utama

Enuresis primer adalah kebiasaan mengompol yang dimulai saat lahir, yang berarti bahwa kebiasaan mengompol anak telah diambil sejak lahir hingga usia tertentu, umumnya merupakan kasus yang paling umum dari enuresis primer.

2. Enuresis Sekunder

Jika mengompol terjadi pada anak-anak usia tertentu meskipun pada usia yang lebih dini tidak ada fase atau kasus pengompakan disebut enuresis sekunder. Ada beberapa penyebab bagi anak-anak yang memiliki kebiasaan mengompol. Bahkan ketika anak-anak berusia 12 tahun atau lebih.

Penyebab Kedua Enuresis

1. Keturunan

Anak-anak yang lahir dari kedua orang tua yang memiliki riwayat mengompol memiliki kecenderungan lebih besar untuk memiliki kebiasaan mengompol mencapai 77%. Sementara jika hanya satu dari dua orang tua yang memiliki riwayat mengompol, kemungkinan anak memiliki kebiasaan mengompol mencapai 44%.

2. Sistem Saraf Kurang Optimal

Pada usia lima tahun, sistem saraf belum matang untuk mengirim sinyal ke otak ketika saraf di kandung kemih menerima reaksi jika kandung kemih penuh, yang biasanya mengirimkan sinyal ke sistem saraf untuk menahan urin hingga tiba di otak. toilet atau toilet. Namun, dalam beberapa kasus keterlambatan pematangan sistem saraf dapat terjadi pada anak-anak yang telah mencapai usia 12 tahun atau lebih.

3. Kurangnya Hormon Penahan Air (antiduratik)

Hormon antiduratik akan bekerja pada malam hari untuk mengurangi produksi urin atau urin.

4. Masalah dalam Tidur Anak

Anak-anak yang memiliki kebiasaan tidur yang sangat baik umumnya kesulitan untuk bangun walaupun ada suara, mereka sangat sulit untuk bangun ketika mereka tertidur. Sekarang anak-anak yang memiliki kebiasaan seperti ini juga dapat memiliki kebiasaan mengompol bahkan pada usia 12 tahun atau bahkan lebih.

5. Ketidakmampuan kantung kemih

Kelainan anatomi tubuh, yaitu kapasitas kecil kapasitas kandung kemih juga diyakini menjadi pemicu mengompol di malam hari. Kandung kemih tidak dapat mengakomodasi produksi urin saat tidur sampai terjaga. Jadi potensi mengompol lebih besar.

Baca Juga : https://www.brmherbal.com/madu-anak

Vitamin Anak

Madu Anak Pintar

Reply


Silahkan login terlebih dahulu